Selasa, 20 Januari 2026

ALLAH SELALU MENGEJUTKAN KITA DENGAN SENJATA YANG DIPILIHNYA!

ALLAH SELALU MENGEJUTKAN KITA DENGAN SENJATA YANG DIPILIHNYA!

Oleh: Adham Syarqawi


Mungkin sekarang kamu bertanya di dalam hati: Bagaimana Allah akan memulihkan hak-hakku?

Atau mungkin kamu bahkan lebih marah lalu berkata: Bagaimana Allah akan membalaskan dendamku?

Kamu sekarang melihat pada sebab, karena segala sesuatu di hadapanmu tampak meragukan dan sulit!


Kawan!

Jangan memikirkan kesulitan kondisimu,

Pikirkanlah kuasa Allah yang kamu seru!

Sejak kapan kita bertanya kepada Allah tentang "bagaimana," wahai sahabatku?

Urusan "bagaimana" itu hak prerogatif Allah semata.

Kita harus berdoa kepada-Nya dengan penuh keyakinan. Itu saja!


Terkait strategi pertempuran dan senjata pembalasan, itu menjadi urusan Allah, Yang Mahakuasa, yang akan mengaturnya dengan hikmah-Nya!

Allah selalu mengejutkan kita dengan senjata yang dipilih-Nya untuk pertempuran!


Ketika Nabi Nuh as mengangkat tangannya ke langit, berdoa: “Sesungguhnya aku telah dikalahkan, maka tolonglah (aku)!” (al-Qamar: 10), tidak pernah terlintas dalam pikirannya bahwa pembalasan Allah akan begitu dahsyat dan menghancurkan!

Mungkin yang dinantikan adalah Allah menghancurkan mereka dengan satu pukulan atau teriakan!

Tidak seorang pun di bumi atau di langit yang menyangka bahwa air akan menjadi senjata pertempuran!

Senjata yang dipilih Allah untuk membantu hamba-Nya yang terzalimi.

Perintah ilahi kepada langit untuk menurunkan hujan, kepada bumi untuk mengeluarkan airnya, dan kepada laut untuk meluap, itu menenggelamkan bumi sampai ke ujungnya, hingga tidak ada tempat berlindung dari ketetapan Allah kecuali kepada Allah!


Kisah-kisah Al-Quran bukan untuk hiburan, sahabatku!

Semuanya adalah akidah dan pelajaran tentang keimanan.

Orang-orang yang terzalimi tidak punya pilihan selain menyampaikan pengaduan mereka!


Adapun detail pertempuran dan senjatanya, itu semua berada dalam kekuasaan Yang Maha Kuasa yang menetapkan segala sesuatu dengan kebijaksanaan-Nya! 


Sekiranya kamu hidup di zaman Namrud, dan melihatnya memerintahkan orang-orang bersujud kepadanya, lalu dengan sombong mendebat Nabi Ibrahim as dengan mengatakan, "Aku pun dapat menghidupkan dan mematikan!" (al-Baqarah: 258), kamu mungkin bertanya pada diri sendiri dengan heran: Bagaimana Allah akan mengubah semua ini?

Senjata mematikan apa yang akan dipilih Allah untuk menghinakan tiran ini?

Dan tentu saja, tidak pernah terlintas dalam pikiranmu bahwa Allah Yang Maha Tinggi, akan mengirim satu tentara diantara tentara-tentara-Nya untuk menghukumnya,


tentara kecil yang hampir tidak terlihat oleh mata telanjang!

Seekor nyamuk! Ya, seekor nyamuk yang dimasukkannya ke dalam hidungnya, lalu tinggal di otaknya!

Namrud tidak bisa tenang sampai orang-orang yang biasa bersujud kepadanya memukuli kepalanya dengan sepatu mereka.

Begitulah cara Allah, sahabatku, mengatur segala sesuatu dengan cara yang mencengangkan!


Kawan!

Sekiranya kamu menyaksikan saat Nabi Ibrahim as diletakkan di dalam manjaniq (alat pelempar) untuk dilemparkan ke dalam api!

Kamu mungkin akan berkata dalam hati: Mungkin Allah akan memadamkan api itu dengan air yang diturunkan dari langit sekaligus!

Itulah satu-satunya solusi jika api itu membakar atas kehendaknya sendiri!

Tetapi api ini hanya membakar atas perintah Tuhannya, maka Dia memerintahkannya untuk menjadi dingin dan penyelamat bagi Ibrahim as. Lalu Ibrahim as pun selamat!

Allah Mahakuasa mengubah sifat-sifat benda jika Dia menghendakinya. Pisau tajam tidak membunuh Ismail as, sahabatku!


Ikan paus buas dan pemangsa tidak melumat Yunus as, meskipun menelannya.

Segala sesuatu di alam semesta ini bekerja atas perintah Allah, maka jangan melihat pada sebab-sebab yang ada,

Bersamalah dengan Tuhan pemilik segala sebab, maka Dia akan mencukupimu!

Semoga kedamaian menyertai hatimu. (ars) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar